Selasa, 19 April 2011

Asuransi Perisai Ketidakpastian, Bencana, dan Krisis

Dari waktu ke waktu, kita menyaksikan terjadinya ragam bencana alam di negeri ini, yang notabene hampir tidak mungkin bisa diduga kemunculannya.

Ketika kejadian tak terduga tersebut muncul dalam sekejap mata, ratusan bahkan ribuan jiwa melayang dan kerusakan berbagai fasilitas pun terjadi di sanasini. Tangisan pilu dan perasaan duka mendalam dirasakan tidak hanya oleh keluarga korban tetapi segenap masyarakat Indonesia. Rasa simpati dan empati terus bermunculan manakala bencana terus bermunculan di negeri ini.

Secara geografis, posisi sebagian besar wilayah kepulauan Indonesia dikelilingi cincin api Pasifik yang notabene menjadi pusat potensi gempa berskala besar.Struktur geologis pesisir Indonesia merupakan pertemuan dari tiga lempeng besar dunia, yakni Lempeng Pasifik, Lempeng Filipina, dan Lempeng Australia-Lautan India. Kondisi ini menjadikan sebagian besar wilayah Indonesia menjadi area yang tidak pernah sepi dari bencana gempa bumi.

Salah satu gempa amat dahsyat terjadi pada Desember 2004 dan menimbulkan gelombang tsunami yang menyapu sebagian besar wilayah Aceh.Gempa tersebut menelan korban tewas tidak kurang dari 280.000 jiwa, sekitar 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal, dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp140 triliun. Dua tahun berikutnya (27 Mei 2006), gempa Yogyakarta (berkekuatan 6,2 Skala Richter) meluluhlantakkan wilayah Bantul.

Gempa dahsyat tersebut mengakibatkan 5.800 jiwa meninggal dunia, 200.000 keluarga kehilangan rumah tinggal, 280 ribu gedung dan sarana rusak, dan kerugian materiil mencapai Rp30 triliun. Gelombang gempa berkekuatan besar pun kembali terjadi di Padang (13 September 2009 berkekuatan 8,4 Skala Richter),dan Jambi (14 September 2009 berkekuatan 7,8 Skala Richter).Hati kita pun miris manakala kita menyaksikan ratapan saudara-saudara kita yang penuh duka di Tanah Minang.

Selain rawan gempa berkekuatan besar, gunung-gunung berapi pun tersebar di seantero Pulau Sumatera, Jawa, hingga ke bagian atas Sulawesi. Di antara gugusan kepulauan besar di Indonesia, hanya pulau Kalimantan yang bebas dari bentangan gunung berapi tersebut. Sejak zaman nenek moyang kita ratusan tahun lalu, puluhan gunung berapi di negeri ini mengakibatkan bencana gunung meletus dan limpahan lahar panas.

Literatur mencatat, Gunung Krakatau meletus pada 1850 dan menelan korban jiwa sebanyak 35.000 orang. Letusan Krakatau mengguncang Selat Sunda dan menimbulkan gelombang tsunami berketinggian puluhan meter dan meluluhlantakkan tak kurang dari 165 desa.

Beberapa tahun sebelumnya (1815), Gunung Tambora memuntahkan lahar panas dan menimbulkan letusan teramat dahsyat dan menewaskan 12.000 orang. Konon, debu vulkaniknya menyebar sampai ujung Sumbawa. Serangkaian musibah atau bencana menjadi satu keniscayaan yang sering terjadi di sekitar kita dan itu menjadikan kita harus waspada dan semakin mendekat kepada Tuhan Sang Pencipta.

Asuransi Jiwa Solusi Berbagai Ketidakpastian
Kondisi yang acap kali menyertai terjadinya bencana ialah jatuhnya korban jiwa secara mengenaskan. Meninggalnya orang-orang tercinta di antara para korban musibah bencana menambah pedihnya perjalanan hidup keluarga yang ditinggalkan. Apalagi, ketika pencari nafkah utama dalam keluarga yang menjadi korban, perjalanan hidup selanjutnya acap kali merupakan beban keuangan yang berat bagi keluarga yang ditinggalkan.

Keberlangsungan pasangan hidup dan anak-anak tanpa pencari utama nafkah menyisakan rentetan beban finansial yang pelik. Mereka berhadapan dengan biaya hidup sehari-hari, biaya pendidikan untuk anak-anak tercinta dari jenjang terendah hingga ke perguruan tinggi, dan biaya hidup lainnya. Ancaman kemalangan merupakan rahasia Yang Kuasa,dan semua itu bisa datang setiap saat kepada siapa pun.

Tidak ada waktu yang tidak tepat dan tidak ada kata tidak siap manakala kemalangan itu terjadi. Tanpa gempa, tanpa bencana banjir, kematian pun bisa terjadi manakala kita mengalami kecelakaan tak terduga atau kita menderita penyakit berat. Misteri datangnya kemalangan merupakan ancaman ketidakpastian dalam perjalanan hidup kita.

Selain fenomena ragam bencana dan kemalangan tak terduga yang bisa terjadi setiap saat, berbagai guncangan sosial ekonomi juga menyumbang risiko ketidakpastian perihal kehidupan sosial serta keuangan kita dan keluarga di masa depan.Krisis finansial global yang sudah berlangsung selama satu tahun pun masih menyisakan ragam dampak negatif bagi kehidupan kita! Melemahnya denyut ekonomi serta transaksi barang dan jasa telah melahirkan gelombang PHK di kalangan perusahaan di seantero Tanah Air.

Puluhan ribu orang bahkan ratusan ribu tenaga kerja di negeri ini harus menerima konsekuensi PHK karena perusahaan tidak kuat menahan derasnya pengaruh negatif dari krisis finansial global. Di tengah ragam bencana dan guncangan kehidupan yang memicu ketidakpastian dalam hidup, termasuk di dalamnya ancaman terhadap kesempatan kerja dan berprofesi, ada berita baik bagi Anda.

Anda bisa memanfaatkan satu mekanisme untuk mengantisipasi dan mengalihkan beban risiko buruk yang muncul manakala ragam kemalangan dan krisis menimpa Anda di waktu mendatang. Dalam konteks ini, asuransi jiwa merupakan jawaban aktual untuk bisa menghindarkan Anda dan keluarga dari beban finansial yang pelik manakala risiko kemalangan terjadi dalam perjalanan hidup Anda.

Skema asuransi jiwa memberikan sebuah proteksi keuangan yang amat berharga dan tak ternilai bagi Anda dan keluarga terhadap kesulitan keuangan yang mungkin timbul saat kemalangan datang menjemput,misalnya Anda meninggal dunia,terkena penyakit krisis, atau mengalami cacat berat. Ragam keuntungan dan manfaat akan Anda dapatkan ketika polis asuransi jiwa sudah menjadi bagian dari diri Anda dan keluarga.

Ketika Anda sudah memperlengkapi diri dan keluarga dengan program asuransi jiwa yang dirancang dengan baik, polis yang Anda miliki akan menyediakan dana siaga bila suatu kemalangan menimpa Anda dan itu berakibat pada pengeluaran dana yang tidak sedikit. Skema asuransi jiwa juga bisa melindungi Anda dari besarnya biaya perawatan kesehatan akibat penyakit yang Anda derita.

Polis asuransi jiwa pun bisa dirancang untuk memberikan manfaat asuransi dalam bentuk pendapatan bulanan yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi jiwa manakala Anda memasuki usia pensiun nantinya. Pada edisi minggu depan, saya mengajak Anda untuk mengikuti uraian lebih lanjut tentang produk asuransi jiwa sebagai sebuah kebutuhan yang esensial bagi Anda pada era modern saat ini. (*)

Eddy KA Berutu
Praktisi Asuransi dan
Ketua Departemen Pendidikan,
Pelatihan, dan Pengembangan AAJI
http://lifestyle.okezone.com

Rabu, 13 April 2011

Info Update Prudential

Terima kasih atas kepercayaan Anda menjadi Nasabah selama ini. PRUDENTIAL akan merilis laporan tahunan hasil pencapaian tahun 2010 di media terkemuka indonesia:

  1. Thn 2010, Prudential membukukan pendapatan total premi sebesar Rp 10,082 Triliun, sehingga menjadikan Prudential Indonesia msk ke jajaran perusahaan dgn pendapatan US$ 1 Milyar
  2. Total Aset Kekayaan yang dimiliki oleh PRUDENTIAL Indonesia sebanyak Rp 25.1 Triliun, lbh besar dibandingkan dgn Aset yg dimiliki oleh LPS sebesar 17 Triliun
  3. Sepanjang tahun 2010, Prudential tiap 1 MENIT membayarkan 1 KLAIM, dgn total klaim manfaat Rp 635.5 Milyar
  4. Tingkat rasio kecukupan modal atas resiko sebesar 6x lbh besar dr pd yg ditetapkan pemerintah sebesar (120%), rasio Prudential sebesar 766%. Artinya jika Nasabah Prudential yg sebanyak 1 juta nasabah kompakan klaim meninggal semua, modal Prudential sgt cukup utk bayarin utk 6x meninggal!
  5. Hasil kinerja dana Investasi Prudential sepanjang thn 2010 sbb: Rupiah Equity Fund: 43.93%, Rupiah Managed Fund: 23.09%, Rupiah Managed Fund Plus: 30.38%, Rupiah Fixed Income Fund: 19.12%, Rupiah Cash Fund: 5.10%, Dollar  Fixed Iincome Fund: 14.43%. Adapun yang SYARIAH sbb: Rupiah Equity Fund. 27.21%, Cash and Bond fund. 7.87%, Rupiah Managed Fund. 17.74%, Hasil investasi yg dicapai oleh Prudential ini No. 1 di Industry Asuransi.
  6. Kelas Prudential hingga hari ini, pengajuan aplikasi baru per hari rata-rata mencapai 2663 polis per HARI! Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat indonesia terhadap Prudential.
Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami akan selalu meningkatkan Kepercayaan kepada Nasabah kami.


Salam.

Jumat, 08 April 2011

Apa bedanya menabung dengan investasi?

Jika Anda sudah punya tabungan, apakah investasi tetap diperlukan? Tabungan memang bisa menjadi salah satu pilihan investasi karena keunggulan yang dimilikinya dibanding produk lain. Keunggulan itu adalah risiko yang rendah atau hampir tidak ada. Lembaga Penjamin Simpanan memastikan keamanan tabungan setiap nasabah yang bernilai di bawah Rp 2 miliar. Sementara itu, bank menjamin memberikan bunga sesuai tingkat yang telah disepakati. Keuntungan lainnya adalah kemudahan menarik uang / liquid. Tabungan dapat ditarik dan dipindahkan setiap saat melalui ATM, perbankan elektronik maupun datang langsung ke cabang.

Tetapi dalam investasi, risiko berbanding lurus dengan keuntungan. Maka itu, makin kecil risiko berarti makin sedikit keuntungan yang bisa diraih. Tak heran, nilai minus tabungan sebagai alat investasi adalah bunga yang rendah. Bunga tabungan bahkan lebih rendah dari tingkat inflasi. Sebaiknya tabungan memang tidak digunakan untuk investasi. Manfaat tabungan akan maksimal jika hanya digunakan untuk kebutuhan rutin sehari-hari atau untuk kebutuhan darurat.

Adapun deposito memberikan jaminan atas pokok dan bunga dalam jangka waktu yang disepakati. Pilihannya adalah 1, 3, 6 hingga 12 bulan. Bunga deposito lebih tinggi dari tabungan tapi sama atau lebih kecil dari inflasi.

Berbeda dengan tabungan, deposito tidak dapat diambil setiap saat. Jika uang diambil lebih cepat dari seharusnya, Anda tidak akan memperoleh bunga — atau dipotong sebagai penalti.
Deposito lebih cocok sebagai investasi yang dananya diperlukan dalam waktu satu bulan hingga satu tahun. Pilihlah bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang bagus jika Anda ingin membuka rekening deposito. Perbandingan bunga deposito di masing-masing bank bisa dilihat di koran setiap harinya. 

Namun demikian bunga yang ditawarkan oleh Tabungan dan Deposito sangat kecil bahkan masih di bawah inflasi. Hemat saya Investasi di Unit Link bisa menjadi alternatif terbaik, dimana keuntungan yang diberikan jelas jauh lebih tinggi dari dari tabungan dan Deposito sekaligus mendapatkan manfaat proteksi jiwa dan kesehatan yaitu manfaat dasar dan riders yang beragam sesuai dengan kebutuhan para nasabah. Diantaranya: Crisis cover, crisis cover benefit, multiple crisis cover, crisis income, personal accident death, personal accident death & disablement, hospital & surgical syariah 75, payor, waiver  dan lain-lain.
Hub. Kami: FP ONE Agency
Menara Satrio, Podium Lt. 2 Jl. Prof. DR. Satrio No. 164 Jakarta Selatan

CP. Imron Rosadi Hp. 0856 845 3700 / 0852 8772 4700
Email: imron.pruinfo@gmail.com